logoblog

Cari

Telusur Kota Tua Raba

Telusur Kota Tua Raba

Kota Tua Raba kawasan dengan bangunan tua sisa jaman Belanda ini, memang menjadi salah satu wisata sejarah menarik di Kota Bima.

Wisata Sejarah

Fahrurizki
Oleh Fahrurizki
28 April, 2016 20:27:05
Wisata Sejarah
Komentar: 0
Dibaca: 19494 Kali

Kota Tua Raba kawasan dengan bangunan tua sisa jaman Belanda ini, memang menjadi salah satu wisata sejarah menarik di Kota Bima. Lokasinya yang berada di pusat Raba, Kota Tua Raba selalu menjadi alternatif pilihan warga untuk rekreasi atau menambah pengetahuan mengenai sejarah. Komunitas Jelajah Bima adalah salah satunya.

Di akhir pekan, para peserta Jelajah Kota Tua dengan tema “Jelajah Kota” kemarin berkunjung ke Kota Tua Raba dengan menggunakan sepeda motor. Tidak sulit untuk mencari alamat Kota Tua Raba. Anda hanya  lurus dari Jalan Soekarno Hatta. Di sana sudah dapat anda lihat bangunan-bangunan Belanda dulunya.

Jika anda menggunakan transportasi umum atau ojek, ada beberapa pilihan untuk menuju kawasan Kota Tua. Anda tinggal turun di depan Masjid baitul Hamid Penaraga. Dari Masjid tersebut anda hanya berjalan kaki untuk keliling, di sebelah timur Masjid anda bisa melihat bangunan rumah Raja Bicara Abdul Hamid yang sekarang dijadikan kantor veteran, rumah itu masih tampak klasik dengan gaya eropa. U ntuk mengelilingi Kota Tua Raba dianjurkan anda memulainya pada jam 9 pagi hingga selesai.

Salah satu yang terkenal dari Kota Tua Raba adalah bangunan sentral komunikasi telegram dan telepon atau di kenal dengan nama Taman Hana, bangunan tersebut di bangunan pada tahun 1900. Ada beberapa bangunan di kawasan Kota Tua Raba di antaranya adalah bangunan Cafe PPKB yang sekarang di pakai untuk kantor BKD Kota Bima yang di bangun tahun 1917.

Kemudian dari Taman Hana tersebut anda dapat berkeliling dengan berjalan kaki menuju Lapangan Pahlawan Raba, sisa bangunan belanda bisa di lihat di sepanjang jalan, bangunan yang paling menarik dan unik yaitu rumah Controleur yang sekarang dijadikan rumah dinas Dandim Bima. Kemudian di depan rumah dinas Dandim ada kantor catatan sipil yang dulunya berfungsi sebagai kantor controleur Hindia Belanda.

 

Baca Juga :


Dari sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda hingga saat ini, Kawasan Kota Tua Raba seperti memiliki aura tersendiri. Bagaimana tidak, pada masa kolonial, wilayah ini merupakan pusat pemerintahan. Jika anda sudah sampai di lapangan Pahlawan Raba semua bangunan yang mengelilingi adalah sisa dari rumah pejabat Belanda dan kantor, dulunya lapangan Raba di sebut alun-alun dan pohon-pohon besar mengelilinginya.

Di masa lampau lapangan Pahlawan dijadikan tempat untuk olah raga dan berbagai event dilaksanakan di sini. Seperti tahun 1927 di adakan lomba sepak bola pelajar Hollands-Inlandsche School. Di bagian sisi selatan lapangan bisa anda jumpai bangunan sisa kantor Veldpolitie atau kantor polisi Hindia Beanda yang sekarang berfungsi sebagai asrama Kodim dan sekolah TK.

Mungkin sebagian orang hanya mengetahui Kawasan Kota Tua Raba hanyalah kantor dan pemukiman sekitarnya padahal itu adalah bangunan-bangunan yang sangat bernilai dan bermodal untuk dijadikan wisata sejarah yang harus di lindungi. Bukan hanya itu kawasan Kota Tua terhampar mulai dari wilayah pesisir di Pelabuhan Bima hingga menjalar ke pusat perekonomian yakni Pasar Lama. Sedangkan Istana Kesultanan yang sekarang menjadi museum dan Masjid Sultan masih tergolong bangunan lama dengan gaya arsitektur masa lampau. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan