logoblog

Cari

Tutup Iklan

Maulid Adat, Wisata Andalan Bumi Bayan

Maulid Adat, Wisata Andalan Bumi Bayan

KM. Sukamulia – Siapa yang tidak mengenal Bayan ?, nama Desa Adat di yang satu ini sudah tersohor hingga penjuru dunia.

Wisata Sejarah

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
29 November, 2017 21:36:14
Wisata Sejarah
Komentar: 0
Dibaca: 23360 Kali

KM. Sukamulia – Siapa yang tidak mengenal Bayan ?, nama Desa Adat di yang satu ini sudah tersohor hingga penjuru dunia. Bayan tidak hanya terkenal oleh destinasi wisata alamnya yang mempesona, namun nama Bayan dikenal oleh dunia karena keunikan tradisi adat dan budaya masyarakatnya. Komunitas masyarakat adat Bayan memiliki keunikan tersendiri dalam tatanan masyarakat dengan berbagai ritual adat mereka. Salah  satu tradisi adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Bayan adalah Maulid Adat Bayan. Maulid Adat merupakan acara tahunan masyarakat Bayan yang menyedot perhatian masyarakat dunia, sehingga tradisi tersebut merupakan salah satu wisata budaya yang menjadi andalan di bumi Bayan.

Pada tahun 2017 ini Maulid Adat Bayan akan dilaksanakan pada tanggal 3-4 Desember 2017. Lokasi pelaksanaan persiapan prosesi Maulid Adat Bayan adalah di Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, tepatnya di Kampung Adat Karang Bajo yang dipusatkan di Kampu Karang Bajo dan puncak acaranya dilaksanakan di Masjid Kuno Bayan yang berlokasi di Dusun Bayan Beleq Desa Bayan Kecamatan Bayn.

Mulud Adat Bayan merupakan ritual perayaan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat terhadap hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam pelaksanaannya, prosesi Maulid Adat dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama adalah persiapan yang dalam bahasa setempat disebut Jelo Kayu Aiq dan hari kedua adalah pelaksanaan acara puncak yang dalam bahasa setempat disebut Jelo Gawe. Terkait dengan hal itu, pada pelaksanaan Maulid Adat Bayan tahun 2017, hari pertama (Jelo Kayu Aiq) dilaksanakan pada hari Ahad (Minggu) tanggal 3 Desember 2017 dan acara puncak (Jelo Gawe) dilaksanakan pada hari Senin tanggal 4 Desember 2016.

Pada hari pertama (Jelo Kayu Aiq) masyarakat adat Bayan yang berasal dari seluruh penjuru Kecamatan Bayan berbondong-bondong menuju Kampu Karang Bajo. Mereka membawa bahan makanan berupa padi, kelapa, ketan, buah-buahan dan hewan sembelihan, sepeeti kerbau, kambing dan ayam. Sejak pagi hari pada hari pertama, masyarak Desa Karang Bajo, Desa Bayan, Desa Anyar dan sekitarnya berkumpul di Kampu Karang Bajo guna melaksanakan kegiatan persiapan acara puncak Maulid Adat. Pada hari Kayu Aiq, terdapat beberpa prosesi yang dilaksanakan sebagai persiapan acara puncak Maulid Adat,  yaitu; 1) Membuat Balen Unggun, 2) Bisok Rantok, 3) Ngalu Gerantung, 4) Menutu, 5) Tunggul, 6) Penjemputan Gong, 7) Buang Unggun, 8) Ngengelat, 9) Pemasangan Setunggul (Umbu-Umbul) dan 10) Perisean (Semetian). Umumnya acara persiapan ini dilaksanakan secara terpusat di Kampung Adat Karang Bajo Desa Karang Bajo, keucuali kegiatan Pemasangan Setunggul dan Semetian yang kegiatannya dipusatkan di Masjid Kuno Bayan Beleq Desa Bayan.

Pada hari kedua dilaksanakan acara puncak prosesi Maulid Adat Bayan (Gawe) yang terdiri dari beberapa kegiatan, yakni; 1) Menyembelih Ternak, 2) Bisok Menik, 3) Pengaluan Payung Agung, 4) Ancak, 5)  Mengagek, 6) Praja Mulud, 7) Bisok Berugak Agung, 8) Majang, 9) Memblonyo, 10) Meriap dan 11) Melusut.

Perlu diketahui bahwa pada hari yang bersamaan prosesi Maulid Adat juga dilaksanakan hampir di seluruh wilayah Kecamatan Bayan. Di wilayah Kecamatan Bayan sendiri terdapat empat titik atau empat lokasi pelaksanaan Maulid Adat, yakni di Bayan Beleq dan Kampung Adat Karang Bajo, Desa Anyar, Dusun Barung Biraq Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan dengan pusat pelaksanaan di Masjid Kuno Barung Biraq Desa Sambik Elen dan Dusun Semokan Ruak Desa Sukadana Kecamatan Bayan dengan pusat kegiatan di Masjid Kuno Semokan Ruak Desa Sukadana.

 

Baca Juga :


Perayaan Maulid Adat di Dusun Barung Birak Desa Sambik Elen dipusatkan di Masjid Kuno Barung Birak dan masyarakat yang berkumpul untuk melaksanakan prosesi Maulid Adat di tempat itu adalah masyarakat sekitaran Desa Loloan dan Desa Sambik Elen. Bagi masyarakat Desa Anyar Kecamatan Bayan, perayaan Maulid Adat dilaksanakan di pusat Desa Anyar. Sedangkan bagi masyarakat Adat Desa Sukadana, Masyarakat Adat Desa Akar-Akar dan Amor-Amor melaksanakan prosesi Maulid Adat di Masjid Kuno Dusun Semokan Ruak Desa Sukadana Kecamatan Bayan.

Dari keempat tempat pelaksanaan Maulid Adat tersebut, pelaksanaan Maulid Adat Masyarakat Adat Desa Bayan dan Desa Karang Bajo adalah perayaan yang paling dikenal oleh khalayak ramai sebab prosesi Maulid Adat Bayan yang dipusatkan di Kampu Karang Bajo dan Masjid Kuno Bayan ini merupakan prosesi yang paling lengkap dan besar jika dibandingkan dengan prosesi yang dilaksanakan di tempat lainnya.

Berhubung acara ini dilaksanakan setahun sekali maka sangatlah rugi kiranya jika anda melewatkan even tersebut sebab Maulid Adat merupakan satu-satunya wisata budaya adat masyarakat Bayan yang dihadiri oleh masyarakat dunia dan tradisi yang satu ini merupakan wisata andalan di bumi Bayan. Untuk itu hadiri dan ikutilah prosesi Maulid Adat Bayan Tahun 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 3 hingga 4 Desember 2017. Anda tidak akan menemukan prosesi adat semacam ini di daerah pualu Lombok lainnya, apalagi di daerah-daerah lain yang ada di seputaran Negara Kesatuan Republik Indonesia.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan