Pantai Labuhan Haji Kembali Bangkit

KM Sambang Kampung- Masyarakat Pulau Lombok pasti mengenal Pantai Labuhan Haji yang berada di Kabupaten Lombok Timur. Pantai yang dikenal mempunyai sejarah penting dimasa lalu yaitu saat pendudukan Belanda di Indonesia. Masa itulah kejayaan Pantai Labuhan Haji dimana masa itu Labuhan Haji merupakan dermaga barang dan dermaga pemberangkatan Haji bagi jamaah yang berasal dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Pada tahun 1960 Labuhan Haji merupakan daerah perdagangan yang termasyhur,  masyarakat keturunan Cina mendominasi perekonomian pada saat itu.

Pada tahun 1965 adalah masa kelam bagi Labuhan Haji karena pada saat itu terjadi pemberontakan G30 S/PKI yang berimbas pada masyarakat keturunan Cina, Masyarakat Lombok Timur menamakan masa Pengganyangan. Penjarahan, pembakaran dan pengrusakan harta benda terjadi pada saat itu sehingga masyarakat keturunan Cina diungsikan ketempat yang aman. Mulai aat itulah perekonomian didaerah ini sangat terpuruk.

Sisa bangunan milik Belanda, masyarakat keturunan Cina masih dapat kita lihat di Labuhan Haji, ada yang sudah ditempati oleh masyarakat, ada yang masih kosong, ada yang sudah rusak karena tidak terurus bahkan ada yang sudah dijadikan sebagai tempat pemukiman baru.

Sekitar tahun 1999 Pemerintah Lombok Timur dimasa pemerintahan Bupati Ali Bin Dahlan memulai mengangkat kembali kejayaan Labuhan Haji dengan membangun Dermaga dan membuat talut untuk menghidari abrasi pantai sepanjang Pantai Labuhan Haji sampai Surya Wangi yaitu pantai Darmawangi. Pemerintah merencanakan dermaga ini sebagai pelabuhan barang sehingga nantinya akan menjadi pusat distribusi barang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pantai Labuhan Haji kini sudah mulai berbenah kembali sarana wisata sudah mulai Nampak masyarakat ramai mengunjungi pantai Labuhan Haji bersama keluarga untuk bersantai dan memancing. Labuhan Haji diharapkan mampu sebagai tempat  paforit untuk rekreasi bersama kelurga sehingga roda perekonomian daerah ini dapat bergerak cepat. (Uyik)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru