RA KA “Special Sasak Ceremony”


Apa kabar pencinta wisata Lombok. Yach, kami berharap anda sekalian selalu dalam keadaan sehat dan tetap dalam limpahan karunia Tuhan Semesta Alam. Oya, mungkin anda belum pernah mendengar even wisata yang disebut dengan RA KA “Special Sasak Ceremony”. Yach, tentu saja belum pernah sebab even tersebut baru pertama kali ini akan dilaksanakan sebagai bagian dari even wisata yang sekaligus akan menampilkan antraksi budaya masyarakat Sasak yang ada dua desa pada hari yang sama dengan waktu yang terjadwal, yakni Fetival Matak Pade Rau di Desa Beririjarak dan Tradisional Perform Pakon Dance Desa Lenek Ramban Biak.

RA KA “Special Sasak Ceremony” akan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 Februari dan Kamis 28 Februari 2019. Perlu diketahui bahwa kata RA merupakan singkatan dari Rheumatoid Arthritis yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah Rematik. Selanjutnya kata KA merupakan singkatan dari kata Kalis (bahasa Sasak) yang berarti terhindar atau obat. Kata KA dalam kalimat RA KA “Special Sasak Ceremony” juga merupakan singkatan dari kata Kaharsa (bahasa Sansekarta) yang berarti kebahagiaan. Dengan demikian RA KA “Special Sasak Ceremony” merupakan ritual adat Sasak yang memiliki nilai special, yakni ritual pengobatan penyakit reumatik dan sejenisnya pada Ritual Pakon Dance masyarakat Lenek Ramban Biak dan ritual perayaan kebahagiaan masyarakat atas rizki yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa yang berupa Pade Rau bagi masyarakat Desa Beririjarak dengan rangkaian ritual Matak Pade Rau.

Rabu pagi akan diselenggarakan Fetival Matak Pade Rau yang dimulai pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 wita di Gawar Gong Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Pagelaran Tari Pakon atau Tradisional Perform Pakon Dance diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 pukul 20.00 wita (bakda shalat isa) sampai selesai di Sekertariat Sanggar Nelio yang berlokasi di Jalan Pariwisata Loang Gali Desa Lenek Ramban Biak Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Festival Matak Pade Rau diselenggarakan oleh Pokdarwis Gawar Gong Desa Beririjarak yang bekerjasama dengan Dispar Lotim dan Gapura. Sedangkan Pagelaran Tari Pakon diselenggarakan oleh Sanggar Seni Nelio yang didukung oleh Sendratasik, Universitas Hamzanwadi dan Dispar Lotim.


Oya, perlu diketahui bahwa even wisata budaya ini disebut dengan RA KA “Special Sasak Ceremony” sebab pada hari Rabu dan Kamis tanggal 27 dan 28 Februari 2019 ini adalah hari yang istimewa, keistimewaannya terletak pada pengemasan dua atraksi budaya yang dilaksanakan pada hari yang berurutan. Kegiatan semacam ini sangatlah langka dan sepertinya tidak akan anda dapatkan pada tahun-tahun berikutnya. Untuk itu, bagi anda yang gemar berwisata budaya akan merasa sangatlah rugi jika melewatkan even ini.

Sekali lagi, bagi para pencinta dan penggemar wisata religi dan budaya hal ini merupakan rangkaian even wisata religi dan budaya yang sangat sepsial sehingga sangat rugi rasanya jika anda tidak menyaksikannya. Sepanjang hari Rabu dan Kamis tanggal 27 dan 28 Februari 2019, anda akan menyaksikan sajian atraksi budaya yang tidak akan pernah anda temukan di tempat lain.